Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Investigatif » Tidak Terima DIBERITAKAN Terkait Dugaan PUNGLI Pogram PTSL, Istri Kades Kedung Gede Dlanggu Angkat BICARA : Wartawan Itu RACUN Dunia

Tidak Terima DIBERITAKAN Terkait Dugaan PUNGLI Pogram PTSL, Istri Kades Kedung Gede Dlanggu Angkat BICARA : Wartawan Itu RACUN Dunia

(212 Views) June 13, 2021 1:53 pm | Published by | No comment

Mojokerto-SJN. Tidak terima dengan segala pemberitaan menyangkut apa yang dialami suaminya (Kepal Desa-Kedung Gede), Sang ISTRI Kades Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto Angkat BICARA dengan mensebut WARTAWAN adalah Racun Dunia. Begitu BAHAYAKAH profesi WARTAWAN hingga dianggap RACUN bagi istri kades ini?.

Sebuah karya tulis yang indah namun terkadang dianggap sampah (remeh) oleh sebagian atau golongan HATER (pembenci) wartawan mungkin terkesan solah ALERGI bahkan IRITASI jika bertemu tukang PERS ini. Padahal karya JURNALIST membuat jurnal (catatan perjalanan) berita sesuai FAKTA yang dapat mengangkat PAMOR (citra) pejabat, artis atau BADUT politikus untuk dikenal masyarakat karena prestasi dan kebaikan yang dilakukan.

Sebaliknya mereka dapar HANCUR jabatan karirnya juga karena karya tulis seorang PEWARTA, maka dalam hal ini mungkin WARTAWAN yang dianggap racun karena wartawan pernah menulis prestasi yang tidak baik dan dianggap MADU bila wartawan menulis prestasi terbaik yang dilakukan oleh pejabat atau yang lainnya,.

Bisa jadi apa yang dikatakan istri kades kedung Gede itu khususnya kepada MEDIA Indonesia Jaya bahkan seluruh DUNIA karena sejauh ini media Indonesia Jaya pernah mengangkat beberapa berita terkait dugaan penyelewengan anggaran negara dan kasusnya saat ini masih di dalami oleh Polres kabupaten Mojokerto,dan yang terakhir media Indonesia jaya mengangkat berita terkait warga desa Kedung Gede yang sempat DIGRUDUK warganya karena program PTSL yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kedung Gede tak kunjung selesai.

Meskipun sebagian besar warganya sudah banyak yang telah membayar dan setelah kita kembangkan informasinya ternyata pada tahun yang direncanakan itu pihak BPN Kabupaten Mojokerto tidak pernah merasa menerima pengajuan dari Pemerintah Desa Kedung Gede…menarik ini.

Kamis 10/06/21 sekitar pukul 14.41 WIB tim awak media datang ke kediaman Kades Kedung Gede atas dasar permintaan orang kepercayaan istri kades yang dimaksud. Sesampai di rumah kades itu, sambutan awal istri Kades Kedung Gede DIDUGA sudah menunjukkan wajah yang kurang bersahabat, selain tanpa senyum ketika pada umumnya tuan rumah menyambut tamu, wajah sinispun lebih ditonjolkan,.

Benar saja, bahasa dan kata-kata yang diutarakan pada awak media Indonesia Jaya lebih kearah tuduhan TUDINGAN daripada pertanyaan. Salah satu tuduhan yang dilontarkannya yakni terkait pemberitaan mengenai proyek TPT yang ada di desanya. Padahal Media Indonesia Jaya tidak pernah memberitakan hal tersebut.

Ada bahasa yang menarik dan patut dipertanyakan yakni istri kades itu mengatakan, “cek KANDELE se kulite wong Iki (kok tebalnya sih kulit orang ini) karena yang ada d idepan istri Kades Kedung Gede saat itu awak media, maka bisa dipastikan yang dibahas atau DITUDING adalah awak media tersebut.

Dari bahasa yang diucapkan istri kades itu maka timbul pertanyaan bagi kami, apakah istri kades pernah mengukur ketebalan kulit saya (awak media) dan apakah pernah berusaha melukai saya sehingga bisa mengatakan kulit saya kandel (tebel-jawa)

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa suaminya yakni kades kedunggede saat ini lagi berurusan dengan aparat penegak hukum,baik kejaksaan dan polres kabupaten Mojokerto. Dengan masa pemerintahan yang bisa dikatakan masih pemula. Kades kedung Gede sudah berurusan dengan aparat penegak hukum bila sudah begini sudah bisa buat acuan bersama bagaimana sepak terjang dan gaya kepemimpinan yang dilakukan kades kedung Gede itu.

Sebelumnya selaib menjalani pemeriksaan Kejaksaan dan Polres Kabupaten Mojokerto dalam penilaian dan pengawasan pihak inspektorat Kabupaten Mojokerto, bahwa kinerja dan program yang dijalankan desa Kedung Gede ini masuk dalam daftar RAPORT Merah, penilaian raport merah itu disampaikan oleh salah satu pejabat inspektorat melalui pesan WhatsApp.

Bila semua pengawas dan penegak hukum sudah turun dan memeriksa kinerja kepala desa ini,apa sebenarnya yang terjadi di desa Keddung Gede Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto?.

Kita kembalikan kepada aparat penegak hukum yang ada, dengan kejadian ini masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan. Bila terbukti Sang Kades melanggar hukum maka hukum wajib ditegakan dan bila tidak terbukti secara hukum maka keadilan harus diberikan kepada kepala desa yang dimaksud. mam-mec


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/hengkyabidin/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Categorised in:

No comment for Tidak Terima DIBERITAKAN Terkait Dugaan PUNGLI Pogram PTSL, Istri Kades Kedung Gede Dlanggu Angkat BICARA : Wartawan Itu RACUN Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Notice: Undefined variable: options in /home/hengkyabidin/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/hengkyabidin/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17