Warga Miskin Menjerit Dinsos Sampang Tuli

Sampang-SJN. Kondisi Kehidupan keluarga Mustaji warga Desa Rabesan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, Mustaji (65) tahun yang sudah lama ditinggal mati oleh istrinya kini hidup sebatang kara dan terbaring lumpuh di atas ranjang akibat Stroke yang dideritanya selama tujuh tahun. Dia tinggal sendiri di gubuk tua yang memperihatinkan dan sewaktu waktu mengancam keselamatannya. Berdasarkan temuan lapangan di lapangan bahwa kondisi Mustaji saat ini betul betul memprihatinkan hidup sebatang kara dan menderita penyakit strokr membuatnya tidak bisa beraktifitas apapun sehingga makanpun mengharap uluran tangan dari warga sekitar.

MustajiWarga Miskin

Menurut salah satu warga setempat Abdul Hamid tetangga korban menuturkan, ”Mustaji ini sudah lama ditinggal mati istrinya dan kondisinya sakit sakitan yang membuat iba warga sekitar, namun beliau tetap tagar menghadapinya walaupun seringkali saya lihat air matanya berlinang karena meratapi nasib yang kurang baik, ”tutunya. Hamid menambahkan, ”Mustaji selama ini  belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah bahkan semacam bantuan raskin pun juga belum pernah mendapatkan, ”tambah Hamid.

Masih Hamid, ”saya berharap pemerintah turun langsung dan melihat kondisi Mustaji dan mau membantu berobat bahkan membantu untuk memperbaiki kondisi rumahnya yang reyot hampir roboh dan mengancam keselamatan dia sewaktu waktu, ”ucap Hamid berharap.

Sementara menurut Sidik, Kepala Desa Rabesan Camplong mengatakan, ”Pemerintah Desa Rabesan sudah berusaha untuk membantu mengusulkan warga yang mestinya layak dibantu melalui program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni-red) maupun PKH (Program Keluarga Harapan-red) tahun 2019 namun hingga saat ini belum realisasi bahkan warga di sini tidak sedikit yang nasibnya sama dengan pak Mustaji, ”tandasnya. lee-son

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar