Generasi MILENIAL Peduli Kesenian TRADISIONAL

Magetan-SJN. Di tengah ERA yang MODERN dan masa generasi MILENIALyang erat kaitannya dengan peningkatan, keakraban komunikasi, media serta teknolgi digital telah menterpa di setiap penjuru dunia ini tentunya Generasi Milenial lebih terkesan individual, mengabaikan nilai politik, fokus pada nilai-nilai materialistis dan kurang peduli untuk membantu sesama. Hal ini menimbulkan sisi negatif yaitu pemalas, narsis, tidak konsisten bahkan cenderung tidak peduli pada orang lain di sekitar.

Berbanding terbalik di malam hari ini, Sabtu 7 Maret 2020, berlokasi di Nol Kilometer Magetan yang terletak di jalan A Yani secara spontan menjawab permasalahan diatas. Budaya tradisional Jaranan Caplokan hadir dengan rangkaian yang mengeratkan kembali hubungan kemasyarakatan. Pemberian fasilitas publik kepada semua kalangan ini, ternyata mampu menghidupkan kembali pola komunikasi konvensional atau langsung.

Hal ini dapat mengurangi penggunaan media sosial untuk berkomunikasi dan merangsang masyarakat untuk peduli kepada sesamanusia. Seperti yang diungkapkan oleh HARNO, salah satu pengunjung dari jalan BLITON yang sangat terhibur dengan adanya hiburan di Nol Kilometer yang digelar oleh anak anak muda masih yang peduli dengan kesenian tradisional. Acara ini digelar secara spontanitas dan kegiatan tersebut secara tidak langsung juga membatu Program Pemerintah Magetan Rejo (ramai-red) tadi malam tersebut. ryn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar