Dialog Situasi Kota Malang Setelah PSBB

Malang Suarajatimnews     Kota malang selepas PSBB memang perlu pembahasan kedepannya bagaimana langkah yang harus diambil dalam dialog ini hadir pula

Ir. Sofyan Edi Jarwoko
Wakil Walikota Malang
Turut serta memaparkan Kondisi Covid-19 khususy di daerah Kota Malang mulai saat diberlakukan PSBB hingga tidak diperpanjang dan kemudian masuk pada masa transisi The New Normal Live selain itu juga hadir SURYADI
Anggota DPRD Kota Malang memandu jalanya agenda Dialog

Achmad Fajar Ridwan Hisjam
Sebagai Ketua RH Center beedialog bersama
Antara lain Ketua Pepabri Kota Malang: Letkol Purn. Chrisetyono Tri Suprapto S.Sos,MM dan
Ketua LVRI Kota Malang: Letkol Purn. Harijono

Dalam dialig bersama ini memberikan solusi dan langkah langkah yang harus di ambil dalam mengatasi masalah pandemi covid-19 setelah kota malang memberlakukan PSBB ( pembatasan sosial bersekala besar )

Dan sejak tanggal 1 juni 2020 kemarin sudah prepare melaksanakan new normal .di samping itu pembahasan terkait new normal ini apakah Kota Malang bisa menerapkan dengan baik.Sehingga perlu di lakukan sosialisasi tetap menjalankan protokol kesehatan ini yang menjadi penekanan dalam waktu dekat ini

Ridwan Hisjam Bertemu dan melakukan Dialog Bersama PEPABRI (Purnawirawan TNI-POLRI) dan DHD – 45 serta LVRI/Veteran di RHCenter.

Kamis malam 4Juni, Ridwan Hisjam dalam paparannya menyampaikan kondisi kekinian konstalasi kebangsaan kita saat ini lalu juga menyampaikan kondisi internasional dimana Amerika mempertahankan statusnya sebagai negara super power dan sudah terlanjur mengajukan pada senat USA untuk membantu Hongkong dalam menjaga bisnis dan demokrasi serta mengancam perang dengan RRC China satu sisi dan Sudah mempersiapkan dengan sekutu mesin perang yang sudah berada di Laut China Selatan dekat dengan Natuna kemudian dalam sisi yang lain China sudah merasa punya peralatan militer dan bom nuklir siap melayani perang Amerika , jika China tdk melayani perang dan USA dan sekutunya menang maka konsekuensi yg terjadi pada china adalah bubarnya partai komunis china dan wilayah wilayah China akan terpecah belah seperti Uni Soviet , maka perang hanya nunggu waktu , dalam menghadapi masalah perang ini apa yg akan di lakukan oleh Indonesia sbg pemilik kedaulatan P Natuna Laut China Selatan karena dalam satu sisi pemerintah sampai sekarang kurang maksimal memainkan politik bebas aktif, padahal jika nuklir meledak di laut china selatan bukannya Sumatra rata dengan tanah dan dampak radiasi nuklir akan menghancurkan kehidupan kita karena itulah ini menjadi Pelajaran Besar Bagi Bangsa Indonesia untuk berada di poros tengah sebagai negara yg mengikuti gerakan Non-Blok dalam satu sisi Indonesia tetap berkeyakinan perang dingin yg terjadi tidak akan berdampak bagi Bangsa Indonesia khususnya. Bapak Presiden Jokowi harus mampu memberikan Kontribusi Bagi kemaslahatan Bangsa dalam menghadapi Pandemi Covid-19 serta isu isu panasnya 2 negara besar di dunia

Coba kita rasakan ketika melihat situasi saat ini dg hadirnya Pandemi Covid-19 ini ada banyak persoalan2 yang tentunya di alami oleh masyarakat salah satu yang menonjol adalah DAMPAK EKONOMI yang tengah di rasakan dan di risaukan bahkan menjadi kebingungan rakyat saat ini Ketika DAMPAK EKONOMI Ringan hingga ke Dampak Ekonomi Berat maka hal ini menjadi persoalan yang akan beriringan pada terjadinya DAMPAK KONFLIK SOSIAL yang akan terjadi, KONFLIK dalam tatanan kehidupan sosial yang kadang kadang bermunculan letupan benturan kepentingan, keinginan, pendapat, dan lain-lain sehingga mengakibatkan konflik sosial yang menimbulkan ketidak puasan batin, kecemburuan, iri hati, kebencian, masalah Perut, masalah tempat tinggal, masalah pekerjaan, masalah uang, dan masalah kekuasaan yang seringkali juga muncul

Hal diatas harus di perhitungkan, dapat diantisipasi, menjadi perhatian serius dan menjadi kekuatan korektif bersama serta menjadi filter Pemerintah Republik ini sebelum nantinya bisa masuk pada DAMPAK POLITIK Karena situasi ini yang amat samgat Rawan dan tentu kita tdk menginginkan terjadinya hal ini. Sejarah sudah pernah membuktikan dari Dampak Ekonomi ke Dampak Konflik Sosial hingga ke Dampak Politik perjalanannya sangat cepat sekali….Ujar Ridwan Hisjam.(ws)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar