Skip to toolbar

POLRESTABES Surabaya Membagikan SEMBAKO Bersama SJG di Tengah Pandemi COVID-19 Sekaligus Setelah Terima Penghargaan WALIKOTA Surabaya

Surabaya-SJN. Jajaran Polrestabes Surbaya setelah menerima penghargaan dari WaliKota SurabayaTri Risma Harini yakni Piagam Penghargaan karena prestasi luar biasa dalam mengungkap mengungkap peredaran NARKOBA 100 Kg SABU di Kota Surabaya. Penghargaan tersebut langsung diberikan kepada Kapolwiltabes SurabayaBrigjen Polisi Sandi Nugroho. Kasat Reskrim-AKBP Sudamiran, Kasat Narkoba-AKBP Memo Ardian, Kasat Intelkam-AKBP Wimboko, Wakasat Reskrim-Ardian Satrio Utomo, Kanit Indik I Satresnarkoba-Iptu Kenardi dan Kasubnit Idik 1-Ipda Idham Malik S. Piagam penghargaan tersebut diberikan oleh WaliKota Surabaya Tri Risma Harin, di Taman Surya, Rabu, 27/05/2020, karena KEBERHASILANNYA mereka dalam MENGUNGKAP peredaran  NARKOBA di SURABAYA dengan Barang Bukti (BB) sebanyak 100 Kg Sabu.

”Disamping BB berupa sabu, BANDAR juga kurirnya berhasil ditangkap. Dalam penangkapan bandar, kurir serta BB sabu 100 Kg tersebut juga ditangkap pula BEGAL SADIS di Surabaya oleh anggota Polrestabes Surabaya di bawah pimpinan Brigjen Polisi Sandi Nugroho yang ditangani dengan baik, ”tutur Walikota Surabaya-Tri Rusma Harini kepada SJN. Ia menambahkan, ”dalam kurun waktu satu bulan mulai dari bulan April, 2020 jaringan Narkoba Surabaya telah mencapai 23 kasus yang berhasil dibongkar oleh Kasat Narkoba-Memo Ardian. Dengan ditangkapnya 31 orang yang berperan sebagai pengedar ada juga yang berperan sebagai kurir dan barang bukti Narkoba serta Pil Koplo yang terdiri dari 11,2 kg sabu, 7.600 butir pil ekstasi, 280 butir pil happy five, 24.100 butir pil koplo jenis double LL serta 5,31 gram ganja kering, ” ”tambah Bu Risma nama panggilan Walikota ini.

Ditempat yang sama Kapolwiltabes SurabayaBrigjen Polisi Sandi Nugroho juga mengungkapkan, ”dalam situasi seperti ini, jangan main main memfaatkan Pandemi Corona, tidak pandang bulu semua tersangka apabila melawan ketika dilakukan penangkapan akan kami tindak tegas, ”ucapnya. Ia juga menambahkan, ”dalam 23 kasus narkoba tersebut hampir seluruhnya dikendalikan bandar yang masih mendekam dari dalam LAPAS (Lembaga Pemasyarakatan-red) seperti yang dilakukan tim gabungan unit III  dan tim khusus dengan tersangka Slamet Riyadi (39) warga Krian Sidoarjo dari dalam rumah tersangka, petugas tim menyita BB sebanyak 2,5 ons narkoba jenis sabu, 500 butir pil ekstasi, 52 butir ekstasi berbentuk kapsul, 280 butir pil happy five nah dari bandar Hermanto Widodo alias Telo (22) warga Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo pada hari Jumat 17/04/2020, ”tambah Kapolwiltabes SurabayaBrigjen Polisi Sandi Nugroho.

Kasat Narkoba-Memo Ardian menerangkan, ”penangkapan Hermanto alias Telo ketika berada di kamar kosnya Dusun Bringin Wetan, Desa Bringin Bendo Kecamatan Taman Sidoarjo. Dalam kamar kosnya petugas berhasil menyita 2,1kg sabu, 165 ribu butir pil koplo jenis double L serta ganja. Dari pemeriksaan petugas terungkap, Telo untuk mengambil dan mendistribusikan barang narkoba dan lainnya, menunggu perintah dari seorang bandar yang mendekap dari LaPas Pamekasan,-Madura. Telo selain mendapat upah yang menggiurkan juga bisa menikmati narkoba secara gratis, ”pungkas AKBP Memo Ardian yang merupakan Alumni AKPOL 2002 ini. AKBP Memo Ardian, S.I.K, M.H, pernah mengembang sebagai Kasat Reskrim Polresta Bulereng. Prestasi yang dicapai selama menjabat Kasat Narkoba Polretabes Surabaya di awal bulan Mei 2019. Dalam Kesempatan tersebut Kapolda Jatim-Brigjen Pol. Dr. Drs. H.M. Fadil Imron, juga memberikan APRESIASI serta SEMANGAT dengan langsung mengadakan Konferensi Pers dari hasil penangkapan dan barang bukti yang mencapai milyaran rupiah tersebut.

Di lain tempat salah satu anggota Polrestabes Surabaya yang tidak ingin disebutkan namanya juga memberikan sumbangsihnya, ”sumbangan berupa sembako kepada Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa ini saya diberikan bagi yang terdampak COVID-19 seperti yang saat ini kita lakukan bersama Suara Jatim Group (SJG), ”tandas Anggota Polrestabes Surabaya saat dikonfirmasi oleh SJN dan tetap tidak ingin disebutka namanya. Ia menambhakna, ”gaji atau pendapatan saya ini insya ALLAH, sebagian akan saya titipkan dan shodaqohkan kepada orang yang berhak menerimanya dan hal ini sudah terbiasa saya lakukan baik sebelum Wabah Corona melanda atau tidak karena setiap hari Jumat Keramat Berkat, saya selalu bershodaqoh, ”ucap anggota Polrestabes Surabaya mulia ini mengakhiri obrolan santai dengan SJN dan Berita Cakrawala, ketika ditemui di Lapangan Tembak Baru di dalam Mapolrestabes Surabaya. sur/man/des

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *