Gus Bara Calon Wakil Bupati Mojokerto Yang Visioner

Gus Bara beramah tamah dengan beberapa rekan media

Mojokerto -SJN    Banjir dukungan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al-Barra (Gus Bara) terus bertambah.

Ketika beberapa rekan media mengunjungi kediaman Gus Bara di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kembang Belor Pacet Mojokerto ,Minggu (14/06/2020) .Gus Bara menyatakan kesiapannya untuk memimpin Kabupaten Mojokerto jika diberi amanah oleh rakyat Mojokerto.

Gus Bara mengatakan ada beberapa program kerja yang akan dilaksanakan diantaranya menggarap perbaikan fasilitas kesehatan ,karena kesehatan adalah harapan utama semua masyarakat .
” Prioritas di bidang kesehatan harus terus ditingkatkan baik fasilitas maupun tenaga medis , semua masyarakat di Kabupaten Mojokerto terutama MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) bisa dilayani dengan lebih baik bahkan tanpa biaya.

Selanjutnya dalam bidang
sumber daya manusia (SDM) karena SDM punya peranan penting dalam kemajuan Kabupaten Mojokerto.”Peningkaran SDM juga menjadi perhatian kami, sedangkan infrastruktur saat ini di beberapa desa di Kabupaten Mojokerto sudah bagus. Hanya jika ada kekurangan,perlu ditambahi saja,” terang putra sulung KH. Asep Saifuddin Chalim tersebut.

Cucu KH.Abdul Chalim itu menambahkan SDM menjadi pekerjaan rumah jika dirinya bersama Ikfina terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto. SDM termasuk diantaranya ialah bidang pendidikan dan kebudayaan, sosial, ekonomi, dan kesehatan.Terkait dengan birokrasi, dirinya menyatakan akan mengedepankan kepemimpinan terbuka, akuntabel dan transparan.

Sektor berikutnya yang menjadi perhatian Gus Bara ialah pariwisata.Pria yang saat ini masih melanjutkan pendidikan S3 di Universiras Padjadjaran itu menambahkan Sebagai ikon wisata budaya dan alam, selama ini wisata di Mojokerto belum tergarap maksimal. Akibatnya, banyak masyarakat yang tinggal di sekitar Mojokerto memilih wisata ke kota lain .

“Seperti kita ketahui Kabupaten Mojokerto memiliki banyak potensi wisata .Tidak hanya wisata alam , Kabupaten Mojokerto memiliki wisata sejarah dan budaya Kerajaan Mojopahit yang belum dimanfaatkan secara maksimal , fasilitas pariwisata, pengelolaan, selama ini masih menggunakan metode manual. Ini rawan bocor. Jika kami diberi amanah, ke depan akan menerapkan sistem elektronik sehingga kebocoran bisa diminimalisir,” ungkap alumni Universitas Al – Azhar Mesir tersebut.

Dukungan terhadap Gus Bara memang semakin meluas. Bahkan para tokoh NU di Mojoketo dikabarkan bulat mendukung Gus Bara.

Di tempat yang sama KH Muslim Bachri, wakil ketua PCNU Mojoketo mengatakan bahwa 362 ranting dan anak ranting NU bersama pengurus PKB di tingkat bawah serempak mendukung Gus Bara.

Bahkan, menurut Kiai Muslim Bachri, sebanyak 18 MWCNU bersama para kiai se-kabupaten Mojokerto telah mengirimkan surat kepada PBNU, PWNU Jawa Timur, DPP PKB dan DPW PKB Jawa Timur. Mereka minta agar memback up Gus Bara. Meski demikian, Kiai Muslim Bacri mengatakan bahwa dukungan ini bukan atas nama lembaga NU tapi pribadi atau perseorangan sebagai relawan.

“Kita atas nama pribadi dan relawan,“ tandas Kiai Muslim Bachri yang juga ketua MWCNU Kecamatan Kemlagi Mojokerto.(D3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar