Skip to toolbar

Parahnya Dampak adanya DAM Watudakon di perbatasan Jombang-Mojokerto, 4 DUSUN Terdampak Banjir

Ket Foto sampah nyangkut di DAM Watudakon


MOJOKERTO. Suarajatimnews | Hujan yang terus menerus setiap harinya membuat beberapa rumah warga di 4 Dusun mengalami Banjir ketika mulai turun hujan

Banjir di sebabkan air sungai di Rembyong terkendala  Akibat Adanya DAM Watudakon di Desa Karangri dan Desa Rembyong  di perbatasan Kab.Jombang-Mojokerto membawa dampak besar yang menyebabkan 4 Dusun mengalami Banjir yaitu Dusun Bekucuk, Belimbing Tempuran, Belluk

Ket Foto warga gotong royong bersihkan sampah di DAM Watudakon


Banjir disebabkan  banyaknya bermacam-macam sampah seperti batang pohon yang tersangkut di DAM hingga membuat air sungai meluap ke permukiman warga di 4 Dusun sehingga masyarakat 4 Dusun secara secara gotong royong rame-rame melakukan kerja bakti turun ke sungai tepatnya di DAM Watudakon dimana yang terdapat banyaknya sampah batang pohon tersangkut di jaring pagar besi DAM yang baru di bangun dengan menggunakan dana puluhan Milyar

Masyarakat pun turun ke sungai yang hanya menggunakan jaket pelampung dan tak peduli dengan keselamatannya dengan derasnya arus air sungai demi membersihkan sampah batang pohon yang numpuk tersangkut di DAM Watudakon

Ket Foto sampah batang pohon tersangkut


Masyarakat yang tergabung 4 Dusun dengan mengunakan alat seadanya seperti tali untuk mengangkat sampah demi memperlancar air arus sungai, pekerjaan ini dilakukan setiap hari ketika menjelang pagi  untuk  membersihkan sampah-sampah yang tersangkut di DAM Watudakon seperti ungkap salah satu warga, “Sejak dibangun Dam ini semakin parah, yang terus menerus banjirnya akibat tersumbat DAM nya oleh sampah, efeknya luar biasa menyebabkan banjir, memang banjir tahunan, tapi tidak separah tahun ini, sejak di bangunnya DAM yang terdampak 4 Dusun Belluk, Bekucuk, Belimbing, Tempuran. Tutur Ely, Pada awak media Suarajatimnews

Mohon bantuannya pada dinas terkait untuk menormalisasi sungai, saya minta untuk di perdalam supaya maksimal daya tampung air sungai agar tidak ada penyumbatan sampah pohon-pohon ungkap. Sestyo Budianto. (Jib/sjn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *