Pelaku Seni Nusantara Menolak Larangan Kegiatan Sosial

SUARAJATIM.news,SURABAYA РPelaku Seni Nusantara (PSN) menghadiri pertemuan dihalaman Balai Kota Surabaya yang dihadiri  Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur Budi Santoso , Kasat Satpol PP Kota Surabaya ,Edi , Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Irvan dan dihadiri juga dari Dinas Pariwisata Sinarto.

Terkait ada.nya peraturan Larangan Kegiatan Sosial “Hajatan dan Hiburan”
Agus Sugeng Yudho selaku Humas Pelaku Seni Nusantara mengatakan bahwa pelaku Seni Nusantara akan ada “Aksi mogok makan di depan Grahadi” yang seharusnya dilakukan pada Senin kemarin kami tunda.
Dikarenakan kita diajak mediasi bersama jajaran Pemrov Jawa Timur dan Jajaran Pemerintahan Kota Surabaya tadi pagi pukul 10.00 di depan halaman Balai Kota Surabaya.

Sudah berbulan bulan dan hampir 1 tahun Pelaku Seni Nusantara (PSN) tidak bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
“Kami minta peraturan terbaru ini bukan lagi larangan kegiatan sosial budaya” tegas Subeki selaku Penasehat Pelaku Seni Nusantara (PSN).

Untuk saat ini kami juga mendengar berita berita tentang bantuan untuk pekerja seni sudah turun.
“Tapi fakta.nya di lapangan bantuan untuk pekerja seni belum juga turun sampai saat ini ” ungkap Subeki penasehat Pelaku Seni Nusantara (PSN)

Pihak Pelaku Seni Nusantara (PSN) hanya berharap peraturan terbaru dari Pemrov Jawa timur bukan lagi Larangan kegiatan sosial budaya agar kami bisa bekerja kembali.

“Pemerintahan Kota Surabaya masih belum berani mengeluarkan surat ijin tersebut sebelum ada.nya rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur” ujar Bapak Irvan selaku Kepala BPB Linmas kota Surabaya.

“Hasil Mediasi tadi pagi Pelaku Seni Nusantara (PSN) bersama Pemerintah Kota Surabaya masih mendiskusikan lagi bersama Jajaran Provinsi Jawa Timur dan Semoga ada titik terang yang baik biar bisa bekerja kembali Pelaku Seni Nusantara (PSN) ujar Kasat Satpol PP Provinsi Jawa Timur,”pungkas Budi Santoso.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *