Koperasi Swamitra Kerja Sama Dengan, Koperasi Bukopin Banyak Tipu Nasabah

Suarajatim.news,Sidoarjo – Penipuan berkedok koperasi kembali terjadi, ironisnya.Koperasi Swamitra dijalan Pasar Larangan Sidoarjo, merupakan koperasi simpan pinjam yang bekerja sama dengan salah satu Bank besar Bukopin jalan Basuki Rahmad Surabaya, malah menggunakan, untuk menipu para nasabahnya.

Salah satunya menjadi korban penipuan menimpah korbannya dari Koperasi Swamitra adalah inisial Sr, warga Suruh Sukodono Sidoarjo.

Pasalnya, SR ini telah menjadi nasabah Swamitra sejak 2017 lalu, dengan dalih diiming-imingi mendapatkan bunga tiap bulannya.

Namun selang 3 tahun berlalu, uang yang berada di tabungan tersebut hendak diambilnya untuk keperluan sehari-hari.

Selanjut namun naas, pasca hendak mengambil tabungannya, uang tersebut tidak diberikan oleh pihak. Koperasi Swamitra dengan berbagai beribu-ribu alasan.

Hal tersebut lantas diketahui NH selaku suami dari SR, sehingga dirinya mendatangi kantor Koperasi Swamitra yang berada di Pasar Larangan Sidoarjo perihal uang istrinya yang tak kunjung diberikan.

“Istri saya kok malah dipermainkan seperti ini, mana tanggungjawab Swamitra yang hanya menjanjikan uang kembali, ini sudah 6 bulan lebih,” kata NH dengan nada geram Selasa,(6/4/21).

Suami dari SR ini juga sangat menyayangkan terhadap. Koperasi Bukopin yang bertindak sebagai pemberi keuangan yang digulirkan kepada Koperasi Swamitra.

“Saya heran, katanya bank Bukopin pemberi keuangan, tapi mana faktanya, ini uang istri saya kok malah ditelan dan ditipu mentah mentah, saya ini bukan mau berhutang, tapi ingat saya mau ambil hak istri saya kok malah di pimpong tidak ada kejelas nya sampai sekarang,” imbuh NH.

“Dalam kesempatan yang lain, NH mencoba menghubungi via seluler (karena saat ditemui sulit sekali), Rudi selaku kepala Cabang Bank Swamitra pasar Larangan menjelaskan bahwasanya posisi Swamitra sedang dalam keadaan sulit,” katanya.

“Iya pak kami mohon maaf, saat ini Bank Swamitra sedang dalam keadaan susah, harap bersabar kami akan usahakan uang istri bapak,” jelas Rudi melalui telepon seluler dengan nada memelas Jum’at.(19/2/2021).

Bahkan anehnya lebih lanjut Rudi melemparkan, kasus nasabah BankSwamitra kepada Bank Bukopin.

“Coba pak kordinasi dengan pak Indra Bank Bukopin yang menangani bagian Koperasi,” tambahnya Rudi.

Namun pada faktanya, hal tersebut hanya seolah-olah dijadikan sebagi bola pimpong, oleh kedua Bank ini agar nasabah tersebut sedikit reda.

Hingga berita ini diturunkan, Nasabah dari koperasi Bank Swamitra tidak menerima haknya yang sebesar 11.457.(sebelas juta empat ratus lima puluh rupiah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *