Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Daerah » Sejarah Petilasan Mbah Sambi Resik Desa Sambi Resik Kecamatan Gampingrejo Kediri

Sejarah Petilasan Mbah Sambi Resik Desa Sambi Resik Kecamatan Gampingrejo Kediri

(1813 Views) January 16, 2024 3:34 am | Published by | No comment

Kediri – SuaraJatim.News – Warga Tebu seren Desa Dukuh Sari kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo mempunyai inisiatif ingin mengenal lebih untuk pengetahuan tentang cerita: Sosok Mbah Sambi Resik yang ada petilasannya di Kota Kediri Kecamatan Gamping Rejo Desa Sambi Resik Kota Kediri. Untuk mewujudkan keinginannya dan mengetahui petilasan tersebut warga Tebu Seren mengagendakan berangkat hari Minggu 14 Januari 2024.
Kemudian warga mencarter satu bis untuk menuju ke Kota Kediri.
Dengan antusias warga telah banyak yang mendaftar untuk ikut dalam rombongan menuju petilasan Mbah Sambi Resik.

Banyak juga warga yang tidak kebagian jatah kursi karena panitia hanya menyediakan satu bis.

Tidak hanya satu tujuan yang di kunjungi tapi dua yang pertama berkunjung ke Makam Sang Proklamator RI : Ir. Soekarno Presiden Pertama Republik Indonesia, di Kota Blitar, berlanjut ke Petilasan Mbah Sambi Resik Kota Kediri.
Sesampai di Desa Sambi Resik warga Tebu Seren di sambut oleh Tokoh Agama sebagai Modin Bapak Kholis dan segenap warga dan juru kunci Bapak Sukarno, sebagai warga Tebu Seren kemudian langsung di tunjukkan ke Petilasan Mbah Sambi Resik, dan bercerita sejarah tentang asal usul Prasasti peninggalan Mbah Sambi Resik.

Di jelaskan oleh Bapak Kholis bahwa : Prasasti dalam bentuk makam tersebut bukanlah semacam makam orang tetapi sebuah Batu, yang di bentuk menyerupai Makam seseorang, dengan cerita para orang tua Tokoh di Desa ini Batu tersebut adalah Tempat duduk untuk meditasi bertapanya mbah Sambi Resik. Batu tersebut mengeluarkan aroma bau yang wangi, dan di beri nama Selo Wangi Atau Selo Watu.

Bagi warga Desa Sambi Resik di percaya ada kekuatan goib energi yang ada di dalam Batu tersebut. Karomahnya luar biasa. Bagi warga Petilasan itu sangat di keramadkan seumpama ada warga yang mau ada kegiatan atau keramaian atau apa sajalah sesuai adat istiadat di Desa ini dianjurkan untuk Sowan kesini ke (Mbah Sambi Resik), “tidak ada yang berani melanggar atau sampai meninggalkan upacara di Selo Wangi ini” tutur juru kunci atau Modin.

Dalam cerita atau sejarah tersebut di benarkan oleh juru kunci Bapak Sukarno bahwasanya memang benar Prasasti Selo Wangi atau Selo Watu sangat keramat. siapapun warga yang yang ingin mempunyai hajat dianjurkan untuk berziarah atau berkunjung kalau tidak bisa jadi akan mendapat balak dalam keluarganya.

“Setiap Tahun selalu di adakan Upacara khusus di bulan syuro, seperti Nyadran Tayuban yang di lakukan warga masyarakat Desa Sambi Resik!”
Cerita juru kunci.

Lanjut rombongan di arahkan ke Balai Desa Sambi Resik untuk istirahat dan bercengkrama dan dijamu sebagai Penghormatan kepada tamu.

Di Balai Desa diceritakan lagi tentang sosok Mbah Sambi Resik oleh Modin Bapak Kholis, karena sebagai wakil Bapak Kades yang tidak bisa hadir di tempat karena bersamaan acara atau ada keperluan yang tidak bisa diwakilkan.

Menurut Bapak Kholis Mbah Sambi Resik adalah Syeh Shaiyid Wijil Afandi, warga masyarakat disini mengenal nama seperti itu karena beliau dalam ceritanya di kejar kejar oleh Belanda untuk di musnahkan atau di bunuh.

Dalam pengejaran beliau akan masuk kedalam hutan Wono Sambi. Hutan Wono Sambi terkenal sangat angker keramat dan tidak pernah terjamah oleh manusia, tempat Kerajaan Jin. Untuk itu beliau mengadakan Meditasi atau Pertapaan untuk menaklukkan para Jin, yang ada di Hutan atau alas ini. Akhirnya di Wonosambi ini terjadilah perang batin, dampaknya menimbulkan kekuatan angin puting beliung atau lesus, yang membuat hutan menjadi bersih (resik), dari situ nama beliau berubah menjadi dengan identitas nama untuk mengelabui Belanda supaya tidak mengenalinya.
Setelah itu beliau melanjutkan perjalan ke Timur sampai ke Wilayah Panjenengan yaitu ke Sidoarjo dan menggunakan Nama : Mbah Sambi Resik.

Begitulah cerita tentang Mbah Sambi Resik di sini, untuk yang di kunjungi tadi adalah Petilasannya dengan Prasastinya.

“Singkat cerita seperti itu dan mohon maaf dalam penyambutan saya kepada Bapak dan ibu serta saudara- saudara sekalian, kalau ada kekurangan mohon di maafkan terima kasih atas kedatangannya” pungkasnya

“Dan ucapan terima kasih dari perwakilan Rombongan oleh Bapak M. Mukholadun, atas sambutan dan jamuan yang di sediakan oleh Bapak Kholis dan Tokoh di sini, semoga kita bisa menjalin persaudaraan dengan adanya silsilah Mbah Sambi Resik dan menjadi seduluran yang mempunyai Sejarah di Desa Sambi resik atau Sambirejo” pungkasnya

(Mustain)


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Categorised in:

No comment for Sejarah Petilasan Mbah Sambi Resik Desa Sambi Resik Kecamatan Gampingrejo Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Notice: Undefined variable: options in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17