Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Informatif » Bumi Pertiwi Berduka

Bumi Pertiwi Berduka

(838 Views) March 16, 2023 3:33 pm | Published by | No comment

Surabaya – SuaraJatim.News – Jika sebuah bangsa telah mengalami krisis yang menyentuh jantung kehidupannya, yaitu krisis moralitas dan nilai-nilai yang menjadi landasan dan panduannya dalam kehidupan ber Negara, maka kita tak akan mampu mencegah jalannya bangsa tersebut menuju keruntuhan.

Salah satu contoh krisis moralita dan nilai-nilai tersebut ditandai oleh maraknya gerakan membela Pancasila, tapi di saat yang sama para pembela Pancasila tersebut menginjak-injak nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.

Mereka yang membela Pancasila sambil menginjak-injak nilai-nilai ke Tuhanan, ke Manusian, Persatuan, Musyawarah dan Keadilan,
Pancasila yang mana yang sedang dibela?

Pancasila sebagai nilai-nilai, pedoman dan pandangan hidup atau Pancasila sebagai alat kepentingan untuk membenarkan perampokan, pemerasan dan sebagai topeng untuk menutupi agenda menjual Negara kepada korporasi asing.

Perlu menjadi catatan kita, selain invasi bangsa asing, wabah penyakit dan bencana alam, yang menjadi penyebab musnahnya sebuah bangsa. Sejarah juga mencatat, tenggelamnya sebuah bangsa juga disebabkan karena runtuhnya moralitas dan nilai-nilai yang menjadi landasan dan pedoman di dalam bangsa tersebut, yang mengubah kebersamaan menjadi mementingkan kepentingan individu dan kelompok (agama, suku dan parpol), mengubah rasa saling percaya menjadi saling curiga, mengubah persatuan jadi perpecahan.
Baratayudha (Pandawa vs Kurawa) dalam kisah Mahabarata adalah akibat dari sebab-sebab yang ditimbun dan mengkristal dari sebuah proses panjang sebelumnya.
Ditimbunnya ketamakan, korupsi memperkaya diri dan keluarga,  ketidakjujuran, ketidakadilan dan ilegalitas dalam mengelola ke Rajaan atau Negara berakibat pada tumbuh suburnya permusuhan dan perpecahan, yang berujung pada perang saudara.

Dalam proses politik ber Negara saat ini, kita secara sengaja dan sadar telah menimbun sebab-sebab kehancuran yang pernah terjadi pada sejarah sebelumnya, yaitu ketamakan, ingkar janji, korupsi memperkaya diri dan keluarga, ketidakadilan,  kecurangan, kemunafikan dan ilegalitas dalam ber Negara.

Akibatnya, benih perang saudara Baratayudha sedang tumbuh subur.

Hukum karma atau hukum sebab akibat akan terjadi pada Bangsa dan Negara kita.

Seperti kata kalimat bijak, “Siapa menabur angin dia akan menuai badai, apa yang ditabur itulah yang dituai”.
Kita akan menuai akibat berupa perang saudara yang akan meruntuhkan Bangsa dan Negara kita.

Kini, tak ada lagi norma dan nilai yang menjadi pegangan, landasan, juga panduan dalam mengatasi konflik sosial politik.

Banyak orang berteriak membela Pancasila, tapi perbuatannya sama sekali tak mencerminkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
Kini, yang tersaji di depan mata kita adalah adu kekuatan, adu kecurangan, adu fitnah, rekayasa isu, manipulasi informasi, adu kehebatan memanipulasi dan menipu, serta adu kekayaan dan kekuatan uang sebagai senjata dalam memenangkan perebutan Jabatan Negara, Parpol dan Ormas.

Ketika tak ada lagi norma dan nilai yang menjadi panduan dalam ber Negara, ketika kaum intelektual, ulama dan rohaniawan telah berdiri di atas kaki kepentingan sempit tak lagi berdiri di atas kebenaran dan nilai-nilai, maka terompet sangkakala perang saudara itu telah ditiup.

Penulis :
Jeff MD.

(Redaksi)


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Categorised in: ,

No comment for Bumi Pertiwi Berduka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Notice: Undefined variable: options in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17