Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Daerah » Desa Kebonsari Kecamatan Candi Bekerjasama Dengan Bank Jatim Dalam Program CSR Dan Pembangunan Box Culvert Anggaran Rp 47.440.000.

Desa Kebonsari Kecamatan Candi Bekerjasama Dengan Bank Jatim Dalam Program CSR Dan Pembangunan Box Culvert Anggaran Rp 47.440.000.

(620 Views) January 15, 2025 7:31 am | Published by | No comment

Sidoarjo – SuaraJatim.News – Desa Kebonsari Candi Sidoarjo Luncurkan Program Desa Wisata Edukasi dengan Dukungan CSR Bank Jatim untuk Meningkatkan Infrastruktur dan Kualitas Pariwisata Lokal. Desa Kebonsari yang terletak di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan perekonomian Desa. Salah satu langkah terobosan yang diambil adalah pengembangan Desa Wisata Edukasi yang bertujuan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa dan para pengunjung.

Program ini tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga mencakup pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal. Inisiatif ini mendapatkan dukungan penuh dari Bank Jatim melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), yang menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat realisasi program Desa Wisata Edukasi.

Kepala Pemerintahan Desa Kebonsari, Mohammad Chuzaini, mengungkapkan bahwa upaya ini akan memperkuat posisi Desa Kebonsari sebagai salah satu Destinasi wisata edukasi yang menarik di Kabupaten Sidoarjo. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan CSR dari Bank Jatim, yang sangat penting untuk mewujudkan impian kami membangun Desa yang mandiri dan berkembang, terutama di sektor pariwisata,” ujar Chuzaini melalui Sekretaris Desa, Ari Suharto.

Program Desa Wisata Edukasi ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi alam dan budaya Desa yang kaya, serta memberikan pengalaman edukatif kepada pengunjung. Desa ini memiliki berbagai kekayaan yang bisa dijadikan daya tarik wisata, mulai dari keindahan alam, kebudayaan lokal, hingga produk-produk kerajinan tangan yang dapat dipasarkan untuk meningkatkan perekonomian warga Desa.

Melalui sinergi dengan Bank Jatim, Desa Kebonsari berharap dapat memfasilitasi pengembangan sumber daya manusia yang terampil dan siap bersaing di sektor pariwisata. Selain itu, dalam rangka mendukung pengembangan Desa Wisata Edukasi, pada Tahun anggaran 2025, Desa Kebonsari juga merencanakan pembangunan infrastruktur yang sangat mendukung kegiatan pariwisata, seperti pembangunan jalan paving dan normalisasi saluran di beberapa titik yang ada di RT 06 dan 07, RW 01. Pembangunan jalan paving akan meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung yang datang ke Desa, sementara normalisasi saluran air akan menjaga kebersihan dan kelancaran sistem drainase di kawasan wisata.

Dengan perbaikan infrastruktur ini, diharapkan para wisatawan dapat lebih nyaman dan mudah dalam menikmati keindahan Desa serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan edukasi yang diselenggarakan. Kedepan, Desa Kebonsari berharap bahwa program Desa Wisata Edukasi ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa.

Dengan dukungan dari Bank Jatim dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Desa serta masyarakat setempat, Desa Kebonsari siap menjadikan Desa ini sebagai model bagi pengembangan Desa wisata edukasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sosial ekonomi yang besar bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dalam pembangunan Box Culvert di RT.07 RW.01 yang terletak di utara Lapangan, dengan volume 11 X 1,2 M, dengan anggaran Rp 47.440.000.

UMKM BERGELIAT

Pengrajin Telur Asin di Desa Kebonsari Berkat Dukungan Pemerintah Desa dan Peningkatan Wisata Lokal. Di tengah perkembangan ekonomi Desa yang semakin pesat, usaha pengrajin telur asin di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo, kini semakin menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Hal ini tak terlepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Desa Kebonsari.

Salah satu sosok yang turut berperan penting dalam kebangkitan usaha ini adalah Nurhidayat, Ketua UMKM Pengrajin Telur Asin dan Ketua Peternak Bebek setempat. Menurut Nurhidayat, sejak mendapatkan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Desa, usaha telur asin yang dikelolanya mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Nurhidayat mengungkapkan bahwa sebelum adanya dukungan tersebut, usaha pengrajin telur asin di Desanya sempat stagnan. Namun, berkat berbagai bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Desa dalam bentuk pelatihan, pembinaan, dan juga dukungan pemasaran, kini produksi telur asin mulai meningkat dan lebih lancar dalam penjualannya.

“Berkat perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Desa Kebonsari, kini usaha pengrajin telur asin kami dapat terus berkembang. Kami mendapat pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk, serta dibantu dalam hal pemasaran melalui jaringan yang lebih luas,” jelas Nurhidayat. Selain itu, adanya peningkatan kunjungan wisata lokal juga turut memberikan dampak positif terhadap kelancaran penjualan telur asin.

Dengan semakin berkembangnya program Desa Wisata Edukasi yang telah digalakkan oleh Pemerintah Desa Kebonsari, semakin banyak pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan alam dan budaya lokal. Hal ini membuka peluang bagi produk telur asin untuk lebih dikenal, terutama bagi para wisatawan yang datang ke Desa tersebut.

Wisatawan lokal kini dapat membeli telur asin sebagai oleh-oleh khas Desa, yang membuat produk tersebut semakin diminati. Produk telur asin yang diproduksi oleh para pengrajin Desa Kebonsari kini dikenal dengan kualitas yang baik dan menjadi pilihan utama bagi para pengunjung yang mencari oleh-oleh khas Sidoarjo.

Dengan bantuan dari Pemerintah Desa yang terus memberikan atensi serta memperkenalkan produk ini melalui berbagai acara dan kegiatan, diharapkan usaha pengrajin telur asin dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Desa.

Kedepan, Pemerintah Desa Kebonsari berencana untuk terus meningkatkan perhatian dan dukungannya terhadap usaha-usaha kecil seperti pengrajin telur asin, dengan membuka lebih banyak peluang pemasaran dan meningkatkan pelatihan bagi para pelaku UMKM.

Semua ini bertujuan untuk menjadikan Desa Kebonsari sebagai Desa yang tidak hanya kaya akan potensi wisata, tetapi juga memiliki kekuatan ekonomi melalui produk-produk lokal yang berkualitas, seperti telur asin yang kini menjadi salah satu Primadona di Desa tersebut..

(Moh. Shobirin)


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Categorised in: ,

No comment for Desa Kebonsari Kecamatan Candi Bekerjasama Dengan Bank Jatim Dalam Program CSR Dan Pembangunan Box Culvert Anggaran Rp 47.440.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Notice: Undefined variable: options in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17