Pembangunan Skip Disungai Desa Kedungsolo Menghabiskan Anggaran Sebesar Rp 23.401.000.
(341 Views) June 9, 2025 12:31 am | Published by pimred | No commentSidoarjo – SuaraJatim.News – Pemerintahan Desa Kedungsolo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, telah melaksanakan proyek pembangunan Skip disungai Desa kedungsolo. Desa Kedungsolo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, telah melaksanakan proyek pembangunan Skip di Dusun Kedung Kampel dari Anggara Dana Desa Tahun 2025. Dalam Pembangunan Skip ini untuk menanggulangi bila sungai kali ini naik yang berakibat bisa membanjiri rumah warga Desa sekitarnya. “Pembangunan Skip ini nantinya diletakkan di Dusun Kedung Kampel. Dengan pembangunan Skip ini,” tutur Kepala Desa Suwono supaya rumah warga tidak terdampak banjir atau air tidak masuk rumah. Karena akan menahan air bila air naik atau musim hujan turun khususnya di Desa Kedungsolo.
Suwono Kepala Desa Kedungsolo Kecamatan Porong yang didampingi Sekretaris Desa Achmad Yenes Suhudi juga tokoh masyarakat, Ketua pelaksana kepada awak media mengatakan bahwa untuk pembangunan Skip ini disamping melibatkan warga juga rekanan dalam pengelolaan Skip penanggulangan air, bila musim hujan atau air naik.
Pembangunan Skip ini letak persisnya disungai Kedung Kampel anak sungai induk Kali Porong. Kepala Desa Kedungsolo Suwono, langsung cepat tanggap dan kemudian dikeluarkan Anggaran Dana Desa Tahun 2025, untuk membangun Skip sebagai penanggulangan air. Ini sudah berjalan dua minggu dan hampir selesai atau finis dengan anggaran swakelola atau Musdes ( Musyawarah Desa) dengan Total Biaya Rp 23.401.000. (Dua puluh tiga juta empat ratus satu juta rupiah),
Catatan :
Proyek dana BK adalah proyek Swakelola dimana seluruh pekerja diharuskan di ikutkan warga sekitar proyek.
Sedang sumber Dana Desa berdasarkan pasal 72 UU no.6 Tahun 2014 jo. Perppu no.1 Tahun 2020, Desa memiliki beberapa sumber pendapatan, jika dirinci, pendapatan dari asli, alokasi APBN, bagian hasil pajak dan retribusi daerah. Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, hibah dan sumbangan dari pihak ketiga, serta Dana Desa. Sedang perbedaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terdapat pada sumber dananya. Dana Desa bersumber dari APBN, sedang Alokasi Dana Desa bersumber dari APBD yaitu minimal sebesar 10% dari DAU (dana alokasi khusus), ditambah DBH (dana bagi hasil.
(Moh.Sobirin)
Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Click to open Menus



No comment for Pembangunan Skip Disungai Desa Kedungsolo Menghabiskan Anggaran Sebesar Rp 23.401.000.