Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Informatif » Pemerintah Indonesia Tolak Bantuan Asing, Untuk Sumatra, Kita Masih Sanggup? Benarkah!?

Pemerintah Indonesia Tolak Bantuan Asing, Untuk Sumatra, Kita Masih Sanggup? Benarkah!?

(348 Views) December 6, 2025 4:55 am | Published by | No comment

Aceh, Sumatra Utara – SuaraJatim.News – Pernyataan Pemerintah pusat bahwa Indonesia “Masih sanggup menangani banjir Sumatera tanpa bantuan asing” terasa gagah di layar televisi. Kalimat itu berdiri tegap seperti monumen kepercayaan diri. Namun di antara lumpur, puing rumah, dan warga yang berhari-hari terjebak tanpa makanan, wibawa kata-kata itu mendadak runtuh. Karena persoalan sesungguhnya bukan pada gengsi suatu Bangsa, melainkan pada kapasitas fiskal yang semakin mengecil. Anggaran BNPB Tahun 2025 hanya Rp 2,01 Triliun—angka yang bahkan lebih kecil dari anggaran beberapa dinas di provinsi besar. Tahun depan, dalam RAPBN anggaran Tahun 2026, Pemerintah malah memangkasnya menjadi Rp 491 Miliar. Anggaran setengah Triliun untuk Negara seluas 1,9 juta kilometer persegi yang rentan bencana? Itu bukan kebijakan, itu ilusi.

Retorika “Kita Sanggup”, bertabrakan dengan kenyataan di lapangan:
3 Provinsi luluh lantak, puluhan jembatan hanyut, akses putus total, dan ratusan ribu warga mengungsi. Sementara dana cadangan BNPB yang disebut “masih ada lebih dari Rp 500 Miliar” hanya terdengar besar bagi mereka yang melihat dari kursi rapat ber-AC. Bagi para relawan dan korban bencana, angka itu tidak lebih dari waktu yang menipis. Saldo Anggaran Lebih (SAL)—yang seharusnya menjadi bantalan fiskal untuk situasi kritis—malah diparkir dalam deposito perbankan hingga menyentuh Rp 76 Triliun pada akhir Tahun 2025.

Strategi likuiditas? Mungkin. Namun bagi rakyat di daerah bencana, ini terasa seperti Negara sedang menjaga tabungan, sementara warganya kehilangan segalanya. Kita memahami bahwa menerima bantuan asing sering dibaca sebagai tanda ketidakmampuan Negara. Tapi sesungguhnya, Negara-Negara yang benar-benar kuat justru berani menerima uluran tangan ketika rakyatnya terancam. Jepang, Amerika Serikat, Turki—semua pernah menerima bantuan kemanusiaan Internasional.

Bukan karena lemah, tapi karena mereka tahu bahwa nyawa manusia jauh lebih berharga daripada harga diri politisi. Dalam tragedi sebesar ini, ketegasan yang dibutuhkan bukan menolak bantuan, melainkan memastikan setiap warga diselamatkan secepat mungkin, dari sumber mana pun bantuan itu datang. Ketegasan yang dibutuhkan adalah keberanian mengakui bahwa anggaran kebencanaan kita cekak, dan itu harus diperbaiki, bukan ditutupi dengan slogan-slogan nasionalisme kosong. Bangsa ini memang kuat. Rakyat Aceh lebih kuat lagi. Namun kekuatan itu tidak boleh dijadikan tameng untuk menutup mata dari kebutuhan nyata di lapangan. Ketika bencana menyapu rumah dan nyawa, yang dibutuhkan bukan simbol, melainkan tindakan.

Di tengah tragedi Sumatera hari ini, kita bertanya dengan jujur: Benarkah kita sanggup? Atau yang sanggup hanyalah retorika di podium, sementara rakyat kembali membayar mahal kekurangan Negara? KoranAceh.id memilih untuk berdiri pada prinsip sederhana: terimalah bantuan kemanusiaan—karena kemanusiaan tidak mengenal batas Negara.

(Redaksi)


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/addthis.php on line 4
Categorised in: , ,

No comment for Pemerintah Indonesia Tolak Bantuan Asing, Untuk Sumatra, Kita Masih Sanggup? Benarkah!?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Notice: Undefined variable: options in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17

Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/u3281444/public_html/suarajatim.news/wp-content/themes/magazimple1.0dev/footer.php on line 17